Piye

Ali Ngomong Kantor Desa Tersegel Telah Dibuka, Pjs Bupati Dapati Sebaliknya

Pjs Bupati Dapati Sebaliknya
SuaraLombok.com|Lombok Timur‎ - Bupati Lombok Timur non aktif, HM Ali BD mengaku semua kantor Desa yang disegel warga di Lotim semuanya telah terbuka segelnya. Dia mengklaim tidak ada satupun kantor Desa yang masih tersegel akibat imbas dari Pilkades serentak.

Hal tersebut ditegaskan Ali BD saat pembagian bantuan sosial di Pendopo Bupati Lotim, Sabtu lalu sebelum melakukan cuti kampanye Gubenur dan wakil Gubenur NTB,karena maju dalam Pilgub NTB.

"Desa yang disegel warga sudah semuanya dibuka segelnya agar pemerintahan bisa berjalan baik," kata Ali BD dihadapan ribuan penerima bansos.

Ia mengatakan juga pemerintah tidak boleh kalah dengan sekelompok orang yang menganggu pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dirinya langsung memerintahkan untuk segera membuka gembok kantor desa yang di segel tersebut.

"Tidak ada boleh pemerintah kalah dengan sekelompok orang untuk kepentingan yang lebih besar bagi masyarakat," tandas Ali.

Namun hal yang tidak sesuai justru didapati Pjs Bupati Lotim, H. Ahsanul Khalik saat berkunjung ke salah satu desa yang dikabarkan sempat tersegel pada Sabtu (17/2).

Ahsanul Khalik justru mendapati kantor Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga masih tersegel oleh pihak yang mengklaim pemilik lahan. Pasalnya, belum ada penyelesaian dalam masalah pembayaran ganti rugi lahan antara Pemdes dengan pemilik lahan.

Ahsanul Khalik mengatakan, dirinya sengaja datang ke Kantor Desa Gerung Permai yang masih tersegel pemilik dan sempat membicarakan dengan pemilik lahan cara penyelesaiannya.

"Saya masih dalami dulu persoalannya kenapa sampai bisa tersegel, untuk kemudian mencari solusi terbaik penyelesaiannya," tandas Ahsanul Khalik.

Sementara berdasarkan data yang ada jumlah kantor desa yang disegel di Lotim yang merupakan imbas dari Pilkades. Diantaranya Kantor Desa Dasan Borok yang sampai saat ini telah dikuasi pemilih lahan sehingga menyebabkan kantor Desa-nya terpaksa dipindahkan ke tempat lain.
Kemudian kantor Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga masih tersegel,sehingga pelayanan dialihkan ke rumah dinas Camat Suralaga dan Kantor Desa Batu Nampar Selatan,Kecamatan Jerowaru yang menurut pantauan segelnya sudah dibuka setelah ada kesepakatan antara pemerintah dengan warga yang melakukan penyegelan tersebut. (zal) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.