Piye

Pusuk Longsor, Satu Tewas Dalam Mobil

Pusuk Longsor, Satu Tewas Dalam Mobil
SuaraLombok.com|Lombok Timur - Kawasan Pusuk Sembalun Bumbung longsor Rabu (10/1) pagi tadi.

Dikabarkan, satu orang bernama Musini alias Amaq Riki, warga Sembalun tewas tertimbun bersama mobil Avanza miliknya saat melintas di meter 500 kawasan Sembalun. Sementara dua orang lainnya yang bersama korban dikabarkan selamat.

Hingga berita ini diturunkan, korban sudah berhasil dievakuasi oleh warga dan langsung membawa ke rumah duka. Sementara mobil yang ditumpangi masih belum berhasil dievakuasi dan masih tertimbun longsor.

Terkait kronologi kejadian, menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, korban baru pulang dari Mataram bersama dengan dua orang temannya. 

Begitu turun di bawah Pusuk yang saat ini masih dalam proses pengerjaan proyek dilihat ada longsor.

Lalu korban meminta kepada dua temannya untuk melihat keluar, namun tidak tahunya dari belakang dihantam dengan longsor, sehingga korban yang ada dalam mobil dan dua temannya langsung tertimbun.

"Dua teman korban berhasil selamat dan korban yang ada dalam mobil meninggal karena tidak bisa menyelamatkan diri," tutur salah satu warga yang ditemui SuaraLombok.

Kemudian setelah mengetahui adanya mobil dan warga yang tertimbun, warga setempat beramai-ramai menuju lokasi untuk membantu mengevakuasi korban yang masih berada di dalam mobil.

"Korban sudah tidak bernyawa saat berhasil dievakuasi dalam mobilnya," ujar warga lagi.

Danramil Sembalun, Lettu Inf. Abdul Wahab membenarkan adanya warga yang tertimbun longsor di kawasan Sembalun yang menyebabkan meninggal dunia.

"Korban meninggal sudah bisa dievakuasi dengan dibawa ke rumahnya," terang Wahab.

Hal yang sama dikatakan Kabid Tanggap Darurat dan Kesiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, L.Rusnan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan masalah longsor itu dan langsung mengerahkan anggota ke lokasi longsor.

"Kami belum memastikan berapa yang menjadi korban dalam musibah itu," tegas Rusnan. (Zal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.