Piye

Ternyata Begini Modus Para Tersangka Perusda Tilep Uang Negara

PT LTB
SuaraLombok.com|Lombok Tengah - Kasi Pidsus Kejari Praya, Hasan Basri akhirnya blak-blakan tentang modus ketiga tersangka kasus Perusda Loteng, PT. LTB.

Dia membeberkan, uang negara sejumlah sekitar Rp. 700 juta masuk ke rekening ketiga tersangka, masing-masing LM selaku Dirut, ZA Dirut Keuangan dan AK selaku Direktur Marketing.

Lebih jauh, tersangka berpura- pura melakukan kerjasama dan melakukan pengadaan terhadap mesin bata ringan yang ternyata adalah fiktif.
Mesin bata ringan itu ‘dibeli’ dari perusahaan yang ternyata merupakan perusahaan fiktif.

“Itu juga hasil audit BPK, kerugian total,” jelasnya.

Pihaknya sudah menghubungi tiga orang tersangka ini untuk dimintai keterangan pada Rabu (06/12) mendatang.

Namun, dua dari tiga orang menkonfirmasi masih berada di luar daerah. Antara lain, AK di Jakarta dan LM di Bayuwangi. Sementara ZA berada di Mataram.

“Cuma satu tersangka sampai saat ini belum bisa kami hubungi,” jelasnya.

Dikatakan Basri, proses persidangan diperkirakan akan dilaksanakan pada Januari 2018 mendatang.
Sebab, saat ini pihak Kejari masih mempersiapkan segala berkas yang dibutuhkan. Termasuk pengembangan kasus.

“Mudah-mudahan Januari sudah bisa sidang, makanya kita kebut juga,” katanya.

Dijelaskan, berkas ketiga tersangka akan dipisah. Hal itu karena peran masing-masing berbeda dalam kasus ini.

Jaksa akan menjerat dengan didakwa melanggar pasal 2 junto pasal 18 undang- undangnomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Ancaman hukumanya nanti maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.(03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.