Piye

Santai Cegah Nikah Dini Dengan Teater

Guna mencegah pernikahan dini di KLU
SuaraLombok.com | KLU  - Yayasan Tunas Alam Indonesia (Santai) menggelar pertunjukan teater di Gedung Aula Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Pertunjukan yang di sandingkan dengan dialog publik terkait dampak pernikahan anak dibawah umur dan kekerasan terhadap anak itu diikuti para pelajar dan masyarat KLU dari berbagai kalangan.

"Hal ini di lakukan sebagai langkah antisipasi pernikahan anak usia dini dan kekerasan terhadap anak," ungkap Direktur Utama Santai, Suharti.

Suharti mengatakan, pihaknya menemukan 30 kasus pernikahan dini di dua desa di KLU sebagai bahan kajian.

"Itu dalam jangka waktu 5 tahun," katanya.

Untuk sementara ini, pihaknya masih melakukan pendataan untuk di beberapa desa lain di KLU.

"Data ini nanti untuk mendorong pemerintah desa segera menetapkan kebijakan," tambahnya.

Dijelaskan, terdapat beberapa indikator penyebab kasus pernikahan dini di kalangan masyarakat, antara lain tingkat pendidikan, ekonomi keluarga dan perkembangan teknologi global yang begitu pesat.

"Kalau dari segi budaya tentu akan sangat berpengaruh juga, karena di Lombok kalau terjadi pembelasan (Dilerai antara dua calon pengantin-Red) itu merupakan aib bagi keluarga," ujarnya.

Pihaknya berharap dapat menekan angka dari kasus tersebut. Terlebih di KLU sudah ada Perbub serta awik -awik adat serta rancangan Perda terhadap perlindungan anak dan wanita.

"Saya kira itu akan sangat berpengaruh untuk menekan angaka pernikahan dan kekerasan anak di bawah umur," pungkasnya. (08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.