Piye

Pemda KLU Mulai Tahapan Relokasi Pertokoan Tanjung

Pedagang Tanjung akan Direlokasi untuk Pelebaran Jalan Nasional
SuaraLombok.com  |  KLU - Progres rencana relokasi komplek  pertokoan Tanjung oleh Pemda KLU sudah mulai.

Sebagai tahapan awal, pihak Pemda baru sampai pada tahap sosialisasi. Sosialisasi sendiri dihadiri 50 orang pemilik toko.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lombok Utara, Sinar Wugiyarno mengatakan, dalam sosialisasi kali ini pemerintah memaparkan perihal rencana relokasi yang dilakukan untuk pelebaran jalan nasional.

"Kan jalan utama Pemenang hingga Bayan akan di tetapkan sebagai jalan nasional, ini tentu ada konsekuensinya, seperti relokasi di pertokoan Tanjung," ungkap Sinar.

Dalam Sosialisasi itu, masyarakat meminta kepastian mengenai lokasi baru yang akan ditempati oleh mereka setelah penggusuran dilaksanakan.

Sementara terkait harga pembebasan lahan, pemerintah akan membentuk tim yang akan mengatur harga ganti rugi lahan yang terkena relokasi.

"Kalau untuk harga lahan, ada tim appraisal nanti yang atur sesuai dengan letak dan kondisi," kata Sinar melanjutkan.

Lebih lanjut, pembangunan Plaza Tanjung akan menjadi tempat baru seluruh pemilik toko yang berada di Tanjung.

Pasalnya, rencana pemda yaitu menjadikan Plaza tersebut sebagai pusat pertokoan dan perbelanjaan terbesar.

"Rencananya pemerintah akan bangun plaza, semua pedagang di kompleks Tanjung akan ditampung di sana, jadi pemerintah tidak akan buat masyarakat susah," janjinya.

Meski demikian, hasil sosialisasi belum bisa diambil kesimpulan apakah warga mau lahannya dibayar atau tidak oleh pemerintah.

Termasuk rencana memindahkan mereka ke dalam Plaza, apalagi bangunan fisik ritel tersebut sejauh ini masih belum kelihatan.

"Pada prinsipnya kami yakin pedagang setuju, karena ini untuk kepentingan bersama, " yakinnya. (cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.