Piye

Kukuhkan DMI, Pesan Wabup Loteng Ini Bikin Merinding

Kukuhkan DMI, Pesan Wabup Loteng Ini Bikin Merinding
SuaraLombok.com|Lombok Tengah - Wabup Loteng, Lalu Pathul Bahri, S Ip mengukuhkan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (21/12).

Dalam sambutannya, Wabup Pathul membeberkan bahwa saat ini, Masjid seringkali hanya dijadikan sebagai tempat untuk kegiatan keagamaan saja.

Padahal, lanjut dia, dalam sejarah Islam, Masjid tidak hanya sebatas kegiatan keagamaan saja, melainkan juga sebagai pusat segala kegiatan umat.

“Jangan sampai, kita mengkotak-kotakan antara urusan agama dengan urusan yang menyangkut dunia,” kata Pathul mengingatkan.

Maksudnya, lanjut dia menjelaskan, semua urusan kemasyarakatan bisa dibahas dan dilaksanakan di masjid dan tidak menjadikan makna masjid menjadi sempit.

“Bahkan Nabi saja merumuskan strategi perang di Masjid bersama para sahabat. Jadi mari kembalikan fungsi masjid sebagai tempat untuk berkumpul dan sebagai pusat segala kegiatan ke-umat-an, termasuk kegiatan ekonomi,” tegas dia di hadapan pengurus DMI yang sudah dikukuhkan.

Lebih jauh Pathul mengatakan, tugas utama sebenarnya adalah mempersiapkan generasi ke depan agar tidak jauh dari Masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan mereka.

“Sehingga pembangunan ekonomi berbasis syariah mutlak kita adakan di masjid,” tegasnya sejurus kemudian.

Lebih jauh Pathul menambahkan, Pemda sudah mencoba memberikan perhatian lebih kepada kepengurusan masjid saat ini.

Salah satunya dengan memberikan fasilitas lengkap kepada semua masjid antara lain dalam bentuk pemberian genset bagi masjid dan lain sebagainya.

Selain itu, para marbot atau takmir masjid yang ada saat ini diberikan tunjangan sekitar Rp 200 ribu per bulan.

“Ini semua tidak terlepas dari bagaimana upaya kita untuk bisa membuat masjid menjadi makmur. Untuk itu semuanya sudah kita anggarkan,” jelasnya.

Sementara itu ketua DMI Loteng, Lalu Azhar menyampaikan, DMI akan mencoba menyelaraskan keinginan Pemprov NTB untuk mengadakan ekonomi syariah.

“Kita akan coba bangun koperasi syariah di setiap masjid dan yayasannya. Itu untuk menunjang perekonomian umat,” ungkapnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.