Piye

Wacana Pemberian Nama Bandara Dipolitisir?

Wacana Pemberian Nama Bandara Dipolitisir?
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Politisi Demokrat Loteng, M Samsul Qomar menegaskan, wacana pemberian nama Lombok Internasional Airport (LIA) dengan nama TGKH Zainuddin Abdul Majid jangan sampai dipolitisir.

Hal itu ia sampaikan menyusul adanya isu bahwa wacana pemberian nama LIA dengan nama tokoh asal Lotim yang tidak lain adalah kakek dari Gubernur NTB saat ini, TGB adalah untuk mendongkrak popularitas TGB di kancah nasional. Termasuk isu bahwa TGB akan maju pada Pilpres 2019 mendatang.

“Jangan dipolitisir, itu tidak ada kaitannya dengan politik,” tegas pria yang juga Ketua KNPI Loteng ini.

Dikatakan, pihaknya sangat mendukung pemberian nama LIA dengan nama tokoh Lombok yang sudah ditetapkan menjadi salah satu pahlawan nasional.

Sebab, lanjut dia, selama ini bandar udara Lombok pada dasarnya belum memiliki nama sama sekali.

“Dan itu jangan terlalu dibesar-besarkan. Itu hal yang wajar kalau bandara kita punya nama yang kebetulan adalah nama pahlawan kita,” lanjut dia.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Loteng ini mengatakan, jika LIA diberi nama dengan nama tokoh nasional diyakini akan menambah daya tarik wisata di Loteng bahkan di NTB.

Selain itu akan memberi kesan sangat baik bagi semua kalangan, termasuk pariwisata yang saat ini sedang gencar diperjuangkan oleh pemerintah.

“Saya rasa pemberian nama itu adalah hal yang wajar dan pastinya tidak akan sulit dilakukan oleh PT AP,” tandasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.