Piye

Seriusi Masalah e-KTP, yang Dilakukan Pemkab Loteng Patut Diacungi Jempol

Seriusi Masalah e-KTP, yang Dilakukan Pemkab Loteng Patut Diacungi Jempol
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Pemkab Loteng semakin serius menangani masalah e-KTP.

Terlebih setelah surat Mendagri No 471.13/5386/SJ tertanggal 16 Oktober 2017 serta SK Bupati Loteng No 263 tahun 2017 dikeluarkan.

Dalam rakor yang dilakukan di ruang rapat Tastura I [ada Kamis (16/11), Kadis Dukcapil Loteng, H Darwis mengungkapkan, deadline waktu perekaman e-KTP diberikan hingga 16 Desember mendatang.

“Oleh karena itu, semua instansi harus kerjasama, tidak hanya dilakukan oleh Dukcapil saja,” ungkapnya.

Menurut data, kepemilikan e-KTP sampai Desember 2016 saja baru sebanyak 534.223 atau hanya 71,57 persen.

Di tahun 2017, mengalami peningkatan hanya 557.141 atau menjadi 74,64 persen dengan jumlah yang belum tercetak mencapai 72.885.

“Perekaman yang harus dilakukan mencapai 1164.400 dan ini harus selesai sampai 16 Desember,” sambungnya.

Sementara itu, Sekda Loteng, HM Nursiah menjelaskan, semua element harus terlibat agar target bisa tercapai.

“Bila perlu petugas yang ada di Dukcapil menginap di setiap kecamatan agar target tersebut bisa terlaksana dengan baik. Kita lakukan kemah sambang desa lagi,” ungkap Nursiah.

Sementara untuk kendala seperti kerusakan alat dan lain sebagainya, Nursiah menginstruksikan agar hal itu ditindak lanjuti secepatnya.

“Bagi masyarakat yang rumahnya jauh, harus kita datangi. Untuk itu keterlibatan kepala desa juga sangat-sangat kita butuhkan,” tegasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.