Piye

Musim Hujan Tiba, Air di Gili Sekarat, Masyarakat Ancam ‘Dobrak’ Kantor Bupati

Musim Hujan Tiba, Air di Gili Sekarat, Masyarakat Ancam ‘Dobrak’ Kantor Bupati
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Masalah limitnya pasokan aliran air pam milik PDAM yang dialirkan ke Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Pemenang KLU membuat masyarakat geram.

Pasalnya, meski sudah memasuki musim penghujan, sudah hampir beberapa waktu terakhir pihak PDAM KLU tidak kunjung mengalirkan air ke desa tersebut.

Padahal masyarakat setempat setiap bulannya rutin membayar tagihan.

Hal ini yang membuat masyarakat geram dan ingin ‘mendobrak’ (Hearing-Red) ke kantor Bupati dalam waktu dekat.

"Pokoknya kita dan masyarakat di sini akan datang (Hearing-Red) ke Kantor Bupati,” ungkap Kepala Desa Gili Indah H.Taufik kepada Suara Lombok, Sabtu (18/11).

Ditambahkan, air bersih hampir setiap hari tidak mengalir. Mengalirnya air hanya pada saat tertentu saja, seperti subuh hingga pukul 08.00 Wita saja.

“Itupun sangat sedikit yang kami dapat. Padahal, kami rutin bayar air tiap bulan,” tambahnya.

Menurut informasi yang dihimpun, tercatat sebanyak 600 KK mendiami wilayah tersebut. Data itu belum termasuk karyawan hotel dan pelaku wisata dengan jumlah pemakaian air ditarget hingga 10 kubik.

"Nah yang 10 kubik ini pakek ndak pakek kita harus bayar, ini sangat merugikan masyarakat," tandasnya. (cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.