Piye

Mengeluh Kekurangan Dana, Kasi Promosi Dianggap Bodoh Atasan Sendiri

Mengeluh Kekurangan Dana, Kasi Promosi Dianggap Bodoh Atasan Sendiri
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Sempat mengeluh kekurangan dana promosi untuk mengangkat pariwisata di Loteng, Kasi Promosi di Disbudpar Loteng, Lalu Mahir justru dianggap bodoh atasannya sendiri.

Kadisbudpar Loteng, HL M Putria mengatakan, keluhan yang disampaikan Kasi Promosi yang hanya diberikan dana Rp. 125 juta adalah hal yang kurang elok.

Dijelaskanya bahwa dana yang ada saat ini, baginya sudah cukup untuk melakukan peromosi pariwisata. Terlebih saat ini, banyak sponsor yang membantu dinas terkait untuk melakukan promosi tersebut.

“Yang mengatakan dana promosi masih kurang, dia itu bodoh,” ungkap Putria.

Dikatakan, dana yang diberikan pemerintah sudah relatif besar sebab beban dan tugas promosi tidak hanya dilakukan Disbudpar sendiri melainkan berkolaborasi dengan pihak lain.

Lebih jauh dikatakan, untuk promosi wisata sendiri, seharusnya dilakukan dengan cara yang cerdas.

Misalnya, menarik sponsor dan membangun sinergitas dengan pihak lain.

“Bukan malah mengeluhkan kekurangan dana,” lanjut dia.

Dicontohkan, ia sendiri tetap melakukan promosi wisata Loteng baik di dalam maupun luar negeri tanpa menggunakan uang daerah.

“Saya sering dapat undangan, gratis, tidak pakai uang daerah, dan itu bisa untuk promosi di manapun,” lanjut dia.

Kembali ke anggaran, Putria mengatakan jika anggaran yang ada saat ini sudah memliki perencanaan jauh sebelumya.

Sementara untuk dorongan agar mengusulkan anggaran promosi yang lebih besar, Putria mengatakan pihaknya memang membutuhkan dana.

Namun lebih dari itu, menurutnya dana yang ada saat ini sudah cukup dan harus disyukuri.

“Kalau anggaran ditambah ya Alhmadulillah, tapi jangan jadikan kekurangan itu sebagai alasan untuk tidak bekerja,” tandasnya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.