Piye

Kades Banyu Urip Diduga Selewengkan Dana ADD

SuaraLombok.com | Lombok Barat - Pengelolaan dana ADD tahun 2017 menjadi polemik di Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Lombok Barat.

Pasalnya, pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 ini diindikasi warga setempat ada keganjalan.

Dicontohkan, sejumlah kegiatan yang diselenggarakan Pemdes pada kegiatan anggaran HUT Desa Banyu Urip pada Juli lalu tidak sesuai dengan anggaran yang tertera di laporan.

Salah satunya adalah dana kegiatan Mancing Mania yang diselenggarakan Pemdes.

Selain itu, adanya pemotongan honorarium untuk RT di enam kekadusan yang sudah terjadi beberapa kali.

“Ini baru awalnya, nanti kejaksaan yang akan menemukan yang lainnya, yang jelas, kami akan laporkan hal ini,” ujar salah satu warga yang enggan ditulis namanya.

Selama ini, lanjut dia, ketidak terbukaan informasi oleh Pemdes juga menjadi sorotan warga selama ini. Pemdes terkesan menutup-nutupi arah penggunaan anggaran yang diterima Pemdes dari warga.

“Tidak ada informasi apapun, apalagi ada pengumuman dan papan informasi, itu tidak ada,” sambung dia.

Sementara Kades Banyu Urip yang coba dihubungi wartawan via ponsel belum dapat dikonfirmasi mengenai hal ini. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.