Piye

Tekan Kenaikan Harga, Bulog NTB Gelar Operasi Pasar Beras

Tekan Kenaikan Harga, Bulog NTB Gelar Operasi Pasar Beras
SuaraLombok.com | Mataram - Bulog Divre NTB melakukan operasi pasar beras tahun 2017. Operasi ini dilakukan untuk menekan kenaikan harga agar menjadi stabil.

"Karena data yang ada itu trend nya naik terus, jangan nanti kita kaget tiba-tiba harga tinggi, sehingga pemerintah dalam hal ini melakukan intervensi harga," ungkap Kepala Divre Bulog NTB, Ahmad Makmun.

Ahmad Makmun membeberkan bahwa Surat Kemendag No.112/M-DAG/SD/10/2017 Tgl. 6 Oktober 2017 menjadi dasar pelaksanaan Operasi Pasar Beras 2017.

Dalam operasi ini, Bulog NTB menyalurkan beras sejumlah 3.000 Ton, gula manis “KITA” sejumlah 1.946.950 kg, minyak goreng “KITA" sejumlah 10.416 litter, dan bawang putih sejumlah 12.220 kg.

Untuk di Kota Mataram, Bulog NTB menyiapkan empat buah mobil yang akan beroperasi di empat pasar. Empat pasar ini adalah pasar Kebon Roek, Pagesangan, Sindu dan pasar Mandalika.

"Untuk beras yang di Kota Mataram 2.500 Ton dan 500 Ton Untuk Kota Bima dengan harga beli depan pintu Gudang BULOG Rp.7.300/kg dan HET Rp. 8.100,-/kg, sebagai upaya dan ini memang ada perintah langsung dari pemerintah, kita sekarang yang di daerah sebagai antisipasi (kenaikan harga - red)," ujarnya.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Nusa Tenggara Barat (TPID NTB), Srijono menegaskan bahwa operasi pasar ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengendalikan harga agar tetap stabil.
 
"Pengendalian harga bukan untuk menekan harga semurah-murahnya, tapi agar harga bergerak dalam koridor yang ditentukan, supaya menjadi stabil," tegasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.