Piye

Sungai Babak Kembali Minta Tumbal, Kali Ini Seorang Kakek jadi Korban

SuaraLombok.com | Lombok Barat - Para penambang pasir kali di Kokoq Babak Kediri, Jumat (20/10/2017) tiba-tiba geger.

Salah seorang warga Dusun Terate Desa Kediri Selatan yang diketahui bernama Abdul Hafid (70) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Sontak saja, mayat yang sudah terbujur kaku itu menjadi perhatian warga yang langsung mengerumuninya.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh warga Dusun Karang Sembung Desa Merembu yang sedang menggali pasir di sungai.

Kepala Dusun Terate Desa Kediri Selatan, Muchtar yang ditemui dilokasi kejadian membenarkan bahwa Abdul Hafid merupakan warganya.

Korban ditemukan mengambang dengan posisi tertelungkup pada pukul 11.00 wita.

“Korban ditemukan di Kokoq Babak,” katanya.

Ia menuturkan, korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan, dimana korban kerap mengelilingi dusun dan desa. Karena penyakit ini, keluarga korban tidak mengetahui jika korban keluar rumah.

Keluarga pun sempat mencari korban yang berumur 70-an tahun tersebut semalaman. Hingga menjelang sholat Jumat, keluarga mendapat kabar bahwa korban ditemukan warga di sungai dalam kondisi tak bernyawa.

“Korban pun dibawa kepinggir sungai dekat Dusun Karang Sembung,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Dusun Terate yang merupakan salah satu keluarga korban atas nama Hartono juga menuturkan bahwa korban sempat hilang semalaman.

Pihak keluarga sudah mencari tempat-tempat yang biasa didatangi. Namun tak disangka, korban ternyata ditemukan meninggal dunia di Sungai Kokoq Babak.

“Kemungkinan sedang cuci kaki di sungai terus kepeleset,” pungkasnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.