Piye

Sisa Aspal Jalan Akan Dijual Untuk Kas Pemda KLU

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Sebanyak 10 Ton sisa Aspal Curah milik Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang di sumbangkan oleh Pihak Pertamina, saat ini masih di pegang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang ada di kecamatan Gangga KLU, mengingat jumlahnya yang sangat sedikit. Pihaknya bingung akan di mengalokasikannya kemana.

"Kita masih bingung, mau di bawa ke mana jumlahnya sediki sekali," Ungkap kepala dinas (PUPR) M, Zaldi Rahardian saat di temui Suara Lombok Senin (9/10).

Di jelaskanya, sisa Asapal curah sebanyak 10 ton ini, telah di gunakan untuk mengaspal jalan sepanjang 5 km di desa Selesos kecamatan Gangga, jika di pergunakan akan lagi akan mampu mengaspal jalan sepanjang 30 meter, sedangkan kalau di uangkan sekitar seratus juta.

"Ini sisa kemarin, kalau kita gunakan untuk pengaspalan lagi hanya bisa cuman 30 meter mau di pakai di mana, ini sediki sekali, kalu kita jual paling banter laku seharga 100 juta," ujarnya.

Pihak Kadis sendiri saat ini tengah mempertimbangkan sisa aspal tersebut untuk diuangkan, jumlahnya yang sedikit belum jelas akan di pergunakan di mana. Pihaknya juga siap untuk melakukan penjualan jika ada persetujuan Pemkab KLU yang kemudian hasilnya akan di masukkan ke kas daerah.

"Saran saya lebih baik di jual lalu uangnya kita masukkan ke kas daerah, agar nanti bisa di alokasikan ke keperluan lain, kita mau pergunakan juga di mana ,"tukasnya.

Untuk itu pihaknya masih menunggu persetujuan dan keputusan yang akan di berikan pemerintah daerah, apakah nanti akan di jual atau akan di alokasikan ke tempat lain untuk melakukan pengaspalan.

Kita tunggu saja keputusan pemerintah daerah, akan di bawa kemana, mau di jual atau akan di alokasikan ke tempat lain kita belum tau,"pungkasnya. (Cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.