Piye

Ratusan Juta Uang Pemkab Melayang, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala

Ratusan Juta Uang Pemkab Melayang, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Uang ratusan juta milik Pemkab Lombok Timur melayang.

Uang ini hilang karena tidak bisa ditagih kepada kontraktor dalam proyek jembatan ambruk Sekarteja, Kecamatan Selong.

Baca juga :

Pihak kontraktor sendiri dikabarkan telah mengambil uang muka sebesar 30 persen atau sebesar Rp. 200 juta dari nilai kontrak berjumlah Rp. 700 juta tahun 2016 lalu.

“Itu sudah diambil kontraktor proyek jembatan ambruk Sekarteja,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Lotim, Dedy Irawan kepada Suara Lombok.

Ia menjelaskan, sebenarnya yang berhak untuk menagih uang panjar sebesar 30 persen dari kontraktor tersebut adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) karena bertanggungjawab untuk itu.

“Tapi kalau dilihat sepintas, pengerjaan sudah sesuai dengan jumlah uang panjar yang diterima dulu,” sambungnya.

Sementara itu, tambah Dedy, untuk kelanjutan proyek jembatan ambruk tersebut, pihaknya akan menganggarkan dalam APBD tahun 2018. Hal ini sesuai dengan skala prioritas yang diinginkan Bupati Lotim.

“Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sudah jadi prioritas Bupati yang harus dilakukan,” tandasnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.