Piye

PSI NTB Beri Sinyal Dukung Suhaili

PSI NTB Beri Sinyal Sama Suhaili
SuaraLombok.com | Mataram - Partai Solidaritas Indonesia Nusa Tenggara Barat (PSI NTB) memberi sinyal dukungan kepada Bakal Calon Gubernur NTB, Suhaili. Sinyal dukungan ini terungkap di sela-sela Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) PSI NTB di Mataram.

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan pak Suhaili," ujar Ardani dari PSI NTB Ardani di Mataram.

Ardani mengaku komunikasi dengan Suhaili dilakukan dalam rangka menyatukan persepsi untuk Nusa Tenggara Barat kedepan. Sosok Suhaili dianggap sebagai calon pemimpin yang melawan intoleransi dan melawan korupsi.

"Komunikasi dengan pak Suhaili terkait dengan visi dan misi, kemudian bagaimana visi dan misi bisa sinkron dengan visi misi beliau (Suhaili-red)," kata Ardani.

Sinyal dukungan untuk Suhaili masih belum final. Karena sesuai dengan mekanisme partai, PSI NTB harus mufakat terlebih dahulu baru kemudian diumumkan secara resmi.

"Untuk sementara memang langkah awal kita (PSI NTB-red) membangun silaturahmi, cuma yang pasti bahwa itu semua keputusan dari hasil Kopdarwil ini, mungkin dalam waktu dekat akan kami umumkan," ungkapnya.

Menanggapi sinyal dukungan PSI NTB kepada Suhaili, Wakil Sekjen DPP PSI Satya Chandra Wiguna bersikap flexibel. Ia menyerahkan semua keputusan kepada para pengurus DPW dan DPD untuk mufakat, baru kemudian DPP mengeluarkan rekomendasi. 

"Itu di serahkan ke teman-teman DPW dan DPD, DPP sudah jelas menyerahkan ke DPW walaupun rekomendasi di keluarkan DPP," ujarnya.

Sesuai dengan mekanisme partai, PSI menekankan agar siapapun calon pemimpin NTB yang akan di dukung itu harus selaras dengan visi dan misi. Yakni Menebar Kebajikan, Merawat Keragaman, Mengukuhkan Solidaritas.

"Kita PSI sudah mempunyai mekanismenya, tokoh yang menebarkan kebajikan merawat keragaman anti korupsi dan juga anti intoleransi dan yang paling penting adalah tokoh yang memang di luar dari dinasti politik yang selama ini ada," pesan Satya Chandra Wiguna. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.