Piye

Pol PP Gagalkan Penyelundupan Garam, Tapi yang Terjadi Kemudian Bikin Melongo

Pol PP Gagalkan Penyelundupan Garam, Tapi yang Terjadi Kemudian Bikin Melongo
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Lombok Timur berhasil menggagalkan penyelundupan 370 karung garam.

Penangkapan yang dilakukan bersama jajaran Polsek Jerowaru di perbatasan Kabupaten Lotim - Kabupaten Loteng ini karena kecurigaan petugas dengan gelagat sopir truk.

“Saat kami periksa itu garam non yodium, dan betul saja tidak ada izinnya,” terang Kasat Pol PP Lotim, L. Zainal Abidin.

Pihaknya yang tidak memiliki wewenang untuk menindaklanjuti persoalan ini langsung menyerahkan truk berserta muatan dan sopir kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lotim.

“Kami tidak tahu jumlah pastinya, tapi yang jelas setelah kami hitung ada sekitar 370 karung,” lanjut dia.

Lebih jauh dikatakan, aturan yang ada saat ini, garam non yodium tidak boleh dikirim ke luar daerah. Termasuk Jawa dengan alasan apapun.

“Setahu saya, kecuali memang dapat izin dari Pemprov,” jelasnya.

Meski temuan Sat Pol ini tergolong fantastis dan dianggap sebagai prestasi yang membanggakan, tetapi ternyata truk, muatan beserta sopirnya dilepaskan oleh dinas terkait.

Saat dikonfirmasi Suara Lombok terkait alasan dilepaskannya temuan SatPol PP ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lotim, H. Teguh Sutrisman justru menyerahkan urusan ini ke Pol.PP.

Meski begitu, pihaknya mengatakan jika pihaknya langsung membuatkan rekomendasi ke pihak Provinsi untuk segera ditindak lanjuti agar segera mendapat izin.

“Itu tidak punya rekomendasi perjalanan untuk ke provinsi, makanya kami langsung buatkan,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan, pihaknya baru mengetahui jika garam yang dibawa truk bersangkutan akan dibawa ke Jawa dan diolah untuk dijadikan garam beryodium. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.