Piye

Oknum Mantan Kades Diduga Tipu Masyarakat Terkait Pemasangan KWH Meter

Oknum Mantan Kades Diduga Tipu Masyarakat Terkait Pemasangan KWH Meter
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Dugaan penipuan yang dilakukan mantan Kepala Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Muna’im mencuat ke permukaan.

Dugaan penipuan itu muncul ke permukaan setelah beberapa warga mengaku jika mereka sudah membayar KWH listrik ke mantan kades tetapi hingga kini belum juga dipasang oleh pihak PLN.

Kades Buwun Mas, Rohidi mengaku geram dengan persoalan ini. Selain karena warganya diduga kena tipu, oknum bersangkutan diketahui mengatasnamakan PLN.

“Ternyata, ratusan bahkan ribuan warga saya yang sudah serahkan uang, warga bilang dia bawa-bawa nama PLN,” geramnya.

Terkait kronologi, Rohidi mengungkapkan, dari pengaduan sejumlah warga, persoalan ini terjadi pada tahun 2012 lalu.

Oknum mantan kades dimaksud menjanjikan pemasangan KWH meter melalui jaringan kabel milik PLN yang terpasang di wilayah Buwun Mas.

“Begitu kami dapat aduan dari masyarakat, kami langsung kroscek ke PLN, dan ternyata info pemasangan (KWH Meter-Red) itu tidak ada,” jelasnya.

“Ini yang buat kami marah, uang masyarakat sudah diambil, bahkan ratusan masyarakat kami sudah lunasi semua biayanya,” tambah dia masih dengan nada geram.

Lebih jauh, sekitar 1.120 KK di Desa Buwun Mas yang pada saat itu belum tersentuh bantuan listrik diwajibkan membayar sekitar Rp. 3,5 juta per satu pemasangan KWH Meter.

“Informasinya, uang itu diserahkan ke orang namanya Marzuki yang punya CV,” katanya.

Terkait langkah hukum, pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian agar segera ditangani.

Sementara untuk pemutusan aliran listrik kepada warga yang belum memiliki KWH Meter, dia mengaku Pemdes sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar tidak melakukan pemutusan aliran listrik.

Dikatakan Rohidi, pihaknya tidak mau memasuki ranah hukum terlalu jauh. Termasuk dugaan keterlibatan mantan kades dalam permasalahan ini.

“Kalau kami hanya meluruskan saja, masalah ada keterlibatan beliau (Mantan Kades-Red) kami serahkan ke aparat penegak hukum,” tukasnya.

Terpisah, mantan Kades Buwun Mas, Muna’im yang coba dikonfimasi Suara Lombok di kediamannya tidak bisa ditemui.

Alasan yang diberikan oleh tetangga maupun keluarga yang ditemui selalu mengatakan jika yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.