Piye

MUI Loteng Ikut Angkat Bicara Soal Kristenisasi yang Bawa Nama Ponpes

MUI Loteng Ikut Angkat Bicara Soal Kristenisasi yang Bawa Nama Ponpes
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Isu adanya kristenisasi di KLU yang diduga dilakukan oknum pastur bernama Lalu Faudzan memaksa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Loteng angkat bicara.

Ketua MUI Loteng, Mingga Rahami menjelaskan, pada dasarnya tidak ada masalah ketika Lalu Faudzan yang bernama baptis Lambertus Fausen melakukan menyebarkan agama.

“Itu sebenarnya hal yang wajar. Setahu saya, itu haknya untuk menyebarkan ajaran agamanya sendiri,” kata Mingga.

Hanya saja, pihaknya sangat menyayangkan jika penyebaran agama yang dilakukan oleh Lambertus Fausen itu justru menjadikan masyarakat panik dan tidak tenang.

Apalagi sampai mengganggu pemeluk agama lain karena sempat membawa label ponpes yang notabene masih sangat kental kaitannya dengan penyebaran ilmu agama di dunia Islam.

”Silakan, tapi jangan sampai mengusik dan mengganggu pemeluk agama lain, jangan juga bawa label Ponpes karena itu bisa sangat fatal, saya khawatir bisa terjadi gejolak nanti,” katanya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.