Piye

Mako Polres KLU Hampir Rampung Personil Masih Kurang

Mako Polres KLU Hampir Rampung Personil Masih Kurang
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Progress pembangunan Markas Polres Lombok Utara (Mako Polres) yang berlokasi di Dusun Sembaro, Desa persiapan Sekara Katon, Kecamatan Gangga, akan segera rampung di tahun 2017 ini.

"Sudah hampir rampung, saat ini tahapan yang dilakukan tinggal penyelesaian atap saja, Ya kira - kira sekitar 80 persen lah," ungkap kapolres Lotara AKBP Rifai saat di temui Suara Lombok pada Senin (2/10).

Dikatakannya, setelah diselesaikannya pembangunan tersebut seluruh personil akan pindah pada Desember tahun ini. Nantinya lanjut dia sarana dan prasarana guna untuk melayani masyarakat akan tersedia secara lengkap di gedung yang baru ini.

“Keseluruhanya menyangkut pelayanan, ada di sana semua nanti dan alhamdulilah rencana kita akan pindah Desember ini," ujar Rifai.

Sementara itu sambung Rifai, mengenai personil pihaknya merasa masih kekurangan dan saat ini setidaknya ia membutuhkan sekitar 300 orang, yang masih di sanggupi secara bertahap oleh Polda NTB.

"Itu sudah ada perencanaan dari bidang SDM Polda, tapi bertahap lah, mengingat polres yang telah berdiri saja terkadang personilnya masih ada yang belum lengkap, intinya kita tunggu kebijakan pusat," jelasnya.

Lebih jauh Rifai menjelaskan, seluruh lahan yang di hibahkan Pemda KLU seluas 2,5 hektar akan terpakai semuanya untuk membangun, dari rencana konsultan, tergambar beberapa sarana dan fasilitas yang akan di bangun yakni meliputi, gedung utama dengan kostruksi 2 lantai, rumah dinas Kapolres dan Wakapolres, pos penjagaan, musholla , tempat barang sitaan dan tempat parkir serta lapangan upacara.

Sedangkan untuk kebutuhan lahan Polres idealnya adalah empat hektar, oleh karena itu, Polres masih menunggu sisa lahan 1,5 hektar lahan tambahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan asrama bagi anggota Kepolisian.

"Kita masih tunggu lahan tambahannya, dan untuk anggaran sumbernya dari APBN sekitar Rp.18 Milyar termasuk fasilitas umum dan perlengkapan totalnya sekirar Rp. 20 Milyar ," kata Rifai. (Cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.