Piye

Kerap jadi Biang Macet, Musik Kecimol Bakal Disikat Pemkab

Kerap jadi Biang Macet, Musik Kecimol Bakal Disikat Pemkab
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Grup musik kecimol tampaknya siap-siap gulung tikar.

Pasalnya, Pemkab sudah memberikan sinyal agar grup musik Kecimol ini dibubarkan karena kerap menjadi biang macet pada saat prosesi adat nyongkolan.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid malah mengharapkan agar kecimol tidak lagi digunakan saat nyongkolan.

“Akan lebih bagus jika kesenian cilokak, hadrah dan semacamnya digunakan saat nyongkolan. Daripada pakai kecimol bikin orang rusuh. Tidak ada budaya masyarakat Sasak berjoget di acara nyongkolan memakai kecimol,” tegas Fauzan di hadapan sejumlah masyarakat saat bersilaturahmi dengan warga Desa Lembah Sempage, Kecamatan Narmada.

Bupati meminta Desa Lembah Sempage bisa menjadi pelopor penggunaan kesenian asli sasak saat nyongkolan.

"Mudah-mudah di Desa Lembah Sempage bisa menjadi pelopor saat nyongkolan memakai cilokak dan hadrah. Ini sebagai bentuk kita melestarikan budaya masyarakat sasak yang ada di Lombok,  khususnya di Kabupaten Lombok Barat,” ajaknya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.