Piye

Dituding Mempolitisir Elpiji, Tanggapan Mahsun Ini Bikin yang Baca Manggut-manggut

H.Mahsun Ridwainy
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Kandidat Cawabup Lotim, H. Mahsun Ridwainy dituding mempolitisasi usahanya dalam bidang elpiji demi kepentingan politiknya.

Beredar kabar, Mahsun yang akan berpasangan dengan H Haerul Warisin dalam paket Harum melakukan permohonan secara paksa kepada pangkalan dan pengecer untuk memasang baliho pasangan Harum di tempat usaha masing-masing sebagai ajang promosi.

Bahkan, santer terdengar, Mahsun yang memang sebagai pengusaha Elpiji ini sampai mengancam akan mencekal distribusi Elpiji bagi pengusaha elpiji baik pangkalan maupun pengecer yang tidak mau membantunya melakukan promosi lewat pemasangan baliho itu.

Sementara Mahsun yang ditemui awak media di kediamannya justru tertawa geli mendengar kabar tidak sedap itu.

Ia memastikan, ia dan jajarannya tidak pernah melakukan permohonan pemasangan baliho kepada pengusaha di bawahnya.

“Apalagi sampai memaksa, meminta saja saya tidak pernah,” katanya sembari sedikit tertawa geli.

Meski begitu, ia tidak menampik jika ia memerintahkan sopirnya membawa baliho ke sejumlah pangkalan.

“Kan siapa tahu ada yang berminat, baru dipasang di sana, tapi kalau sampai maksa tidak ada itu. Kalau tidak mau ya tidak dipasang,” kilahnya.

Terkait adanya isu adanya pangkalan yang tidak mendapat distribusi Elpiji dari perusahaannya, Mahsun menjelaskan bahwa itu karena kontrak perusahaan dengan pangkalan bersangkutan itu sudah habis.

“Kami sudah meminta dilakukan perpanjangan kontrak, tapi tidak dilakukan,” ujarnya.

Lebih jauh, ia justru menduga ada oknum tertentu yang mempolitisasi persoalan elpiji ini dengan masalah politik.

“Sayang sekali kalau betul, sebab akan membuat resiko yang sangat besar di masyarakat,” sesalnya. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.