Piye

Begini Cara BPJS Gaet Peserta JKN

Begini Cara BPJS Gaet Peserta JKN
SuaraLombok.com | Mataram - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali menandatangani perjanjian kerjasama dengan pihak Hotel Santika Mataram.

Dari data yang ada, baru 65 persen dari keseluruhan penduduk di wilayah Provinsi NTB yang menjadi peserta JKN.

Oleh karena itu, dirinya menyampaikan bahwa kerjasama tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Ini salah satu alternatif menumbuhkan kepesertaan sehingga calon peserta yang mengetahui ini segera ingin mendaftar," ujar Muhammad Ali.

Pasalnya, dalam kerjasama tersebut, BPJS kesehatan dan Hotel Santika sepakat memberikan keuntungan bagi peserta JKN dengan mekanisme memberikan potongan harga kamar, dan potongan harga lain diluar kamar.

"Bagi calon peserta juga ini akan menjadi daya tarik untuk mendapatkan layanan seperti ini, keringanan tarif di hotel salah satunya," kata Ali.

Santika merupakan hotel pertama yang melakukan kerjasama dengan BPJS dalam hal ini.

Selanjutnya kedepan, lanjut Ali, akan terus dilakukan sinergi dengan hotel-hotel lainnya sebagai alternatif meningkatkan jumlah kepesertaan JKN.

Selain itu, Ali menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dala kepesertaan JKN.

Terlebih program pemerintah tersebut adalah wajib bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami menghimbau masyarakat untuk segera bersama-sama bergotong royong menjadi peserta JKN, karna BPJS juga wajib bagi seluruh warga negara Indonesia," himbaunya.

Dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain di wilayah kerja BPJS Kesehatan Mataram, Ali mengungkapkan bahwa Kabupaten Lombok Utara memiliki jumlah kepesertaan JKN paling tinggi, disusul Kota Mataram, dan Lombok Barat.

General Manager Hotel Santika Mataram, Reza Bovie juga menyatakan bahwa bagi peserta JKN jika bertransaksi di Hotel Santika, akan mendapatkan potongan harga 40-50 persen. Sedangkan untuk transaksi pelayanan diluar kamar peserta JKN mendapat 10 persen potongan harga.

Hal tersebut berlaku bagi peserta JKN yang masih aktif pada semua sekmen.

"Ini sebagai bentuk upaya bagaimana benefit yang diberikan kepada klien atau customer dan tentunya juga untuk peserta JKN," ucap Reza. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.