Piye

Waspada! Travel Umroh Penipu Berpotensi Ada di NTB

Waspada! Travel Umroh Penipu Berpotensi Ada di NTB
SuaraLombok.com | Mataram - Maraknya kasus penipuan yang dilakukan penyedia jasa tour dan travel umrah membuat Kemenag NTB ikut angkat suara.

Pelaksana harian Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kemenag NTB, Sirojudin mengungkapkan, masyarakat NTB harus tetap waspada dengan modus penipuan semacam ini.

“Kemungkinan ada, dan kami harus sampaikan hanya beberapa perusahaan yang sudah mengantongi izin dari kami,” ungkapnya.

Pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal ini.

Dibeberkan, beberapa perusahaan yang sudah mengantongi izin itu antara lain, PT. Al-Muhsinin yang berpusat di Lombok, sedangkan 7 lainnya merupakan kantor cabang yakni Al-Gido di Rembiga, PT. Medias Tour Travel di Ampenan, Fortuna Tour and Travel di Mataram, Al-Qadri di Praya, Ar-Mindo di Pagutan, Al-Musafir di Rembiga, dan Al-Mahdar di Cakranegara.

Pemberian izin kepada penyedia jasa tour dan travel umroh, sambung Sirojudin, merupakan kewenangan Dirjen Kemenag pusat.

“Kami di daerah hanya memliki kewenangan mengakomodir dan memberikan rekomendasi kepada penyedia jasa yang nantinya itu akan diajukan untuk penerbitan izin tersebut,” sambung dia.

Tak hanya itu, Sirojudin menyatakan bahwa Kemenag sendiri sudah memberi batasan minimal terkait biaya yang harus dikeluarkan oleh calon jamaah umroh yakni senilai Rp. 25 juta.

Sementara untuk perusahaan yang menawarkan harga di bawah itu patut dicurigai. Meskipun tidak mesti dipastikan jika perusahaan tour and travel umroh yang mematok harga di bawah itu adalah perusahaan yang menipu jamaah.

“Minimal Rp. 25 juta, kalau di bawah itu kemungkinan bisa terjadi ha-hal yang tidak diinginkan (Penipuan-Red). Hati-hati dalam memilih untuk berangkat umrah,” himbaunya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.