Piye

Tiga Kecamatan Di Lobar Sulit Air BPBD Lakukan Ini

SuaraLombok.com | Lombok Barat - Kekeringan yang melanda warga masyarakat di Kabupaten Lombok Barat disikapi serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat yang langsung menyalurkan bantuan air bersih ke daerah terdampak.

Untuk di Lobar sendiri kebutuhan air bersih mencakup tiga kecamatan yakni Sekotong, Lembar dan Kuripan. BPBD sendiri telah melakukan suplai air bersih ke sedikitnya 11 desa di wilayah Kabupaten Lombok Barat sejak tanggal 4 September lalu hingga saat ini.

Dalam proses distribusinya, BPBD Lombok barat bekerjasama dengan Dinas Sosial, Dinas Damkar, PDAM Giri Menang, Polres Lobar serta pihak BPBD Provinsi.

Untuk Selasa (12/9) proses penyaluran air bersih dilakukan di tiga titik di Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan, tepatnya di Dusun Buntage, Lendang Sedi dan Tanah Putih. Pantauan Suara Lombok di lokasi, Ratusan warga dengan aneka ember dan jerigen, mengantri untuk memperoleh jatah air bersih tersebut.

Kepala Sub Bidang Logistik pada Bidang Kedaruratan Tohri yang di hubungi via telp menjelaskan sampai saat ini pihaknya sudah mendistribusikan air bersih sejak tanggal 4 September lalu untuk 11 Desa, yakni seperti hari ini di Desa Giri Sasak.

Dan kemaren di Desa Banyu Urip, Kuripan Selatan, Giri Tembesi, Labuan Tereng, Eyat Mayang, Jembatan Gantung, Cendi Manik, Batulayar Barat, Senggigi, dan Bukit Tinggi.

Lebih lanjut Tohri menjelaskan penyaluran berdasarkan kemampuan DPA BPBD yaitu 90 kali pendistribusian untuk desa-desa yang dianggap tingkat kerawanan air bersihnya parah. Selain pendistribusian air bersih, BPBD juga terus berusaha mencarikan solusi lain yang bersifat jangka panjang yakni dengan membangun sumur bor melaui bantuan BPBD Provinsi NTB di Desa Sekotong Tengah dan Desa Bengkaung Batu Layar.

"Mudah mudahan bantuan yang diberikan pemerintah dapat membantu masyarakat Lombok Barat," harapnya.

Marsoan warga Lendang Sedi dan sejumlah warga lain yang mendapat jatah bantuan air bersih dari pemerintah daerah merasa bersyukur karena hal tersebut sedikit bisa mengurangi kesulitan mereka.

"Ini baru pertama kali kami dapat bantuan dari Pemda, harus diratakan biar semua dapat," ucapnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.