Piye

Ternyata Ini Penyumbang Terbesar Pengangguran di NTB

Ternyata Ini Penyumbang Terbesar Pengangguran di NTB
SuaraLombok.com | Mataram - Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2017 menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada penduduk dengan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menempati posisi tertinggi yaitu sebesar 11, 12 persen.

Meski SMK pada dasarnya diharapkan mampu mencetak tenaga-tenaga terampil dengan peluang kerja yang sangat membutuhkan, nampaknya hal itu tidak terealisasikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, H. Muh. Suruji saat ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan, permasalahan yang terjadi tersebut karena NTB masih sangat kekurangan tenaga pendidik terampil.

“Meraka tidak punya guru produktif, dan bahkan tidak ada, gimana mau terampil,” ungkapnya.

Dari sisi ketersediaan tenaga pengajar produktif, Suruji mengungkapkan bahwa di NTB jumlahnya sangat jauh dari cukup.

Keterbatasan program studi yang mendukung peningkatan tenaga terampil di NTB juga sangat terbatas.

Perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di NTB tidak mengadakan program-program studi yang mampu mencetak pengajar terampil.

“Ketika kita membutuhkan guru tehnik mesin, di NTB mana ada perguruan tinggi menyelenggarakan program itu. Pertukangan kayu misalnya, tidak ada di NTB. Ketika kita menyelenggarakan pendidikan keterampilan tetapi gurunya tidak ada, maka tidak mungkin siswanya itu dihasilkan sebagai lulusan terampil,” sambungnya panjang lebar.

Pihak daerah sendiri, lanjut dia, menuntut peran pemerintah pusat lebih optimal dari segi penyediaan pegawai negeri sipil bidang pengajar tenaga terampil.

Hal itu untuk meningkatkan kualitas keterampilan pada pendidikan kejuruan. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.