Piye

Salah Lantik Pejabat Wabup KLU Evaluasi Kinerja BKD

Salah Lantik Pejabat Wabup KLU Evaluasi Kinerja BKD
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Dugaan salah prosedur dalam pelantikan Lalu Muhammad Yani menduduki salah satu posisi strategis oleh Bupati kabupaten Lombok Utara H. Najmul Akhyar beberapa waktu lalu, ditanggapi serius Pemda KLU.

Hal tersebut mengemuka terkait pernyataan Sekda Lobar H.Moh.Taufik yang menganggap pelantikan Lalu Ahmad Yani menduduki jabatan eselon di KLU menyalahi prosedur. Pasalnya yang bersangkutan saat ini masih tercatat sebagai pejabat fungsional di Badan Kesatuan Bangsa dan  Politik (Bakesbangpol) di Kabupaten lombok barat.

Dalam pernyataannya yang dilansir sejumlah media massa, seharusnya prosedur yang dilalui untuk melantik pejabat antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi, semestinya meminta persetujuan dahulu dari Kabupaten/Kota asal pejabat serta persetujuan pula oleh pemerintah Provinsi. “Seharusnya prosedur dan etika itu harus dilalui, tidak bisa langsung begitu saja melantik pejabat Kabupaten/Kota lain," jelas taufik dalam keterangannya.

Menyikapi polemik tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara Sarifudin SH, saat di temui suara Lombok, Selasa (5/9) meminta pihak terkait untuk lebih selektif kedapannya.

“Ini sebagai pelajaran buat teman - teman di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Saya menghimbau kepada BKD supaya mereka lebih selektif karna ini kenyangkut massa depan orang. Kalau memang itu salah akui salah, kembalikan jangan di paksakan," ungkapnya.

"Kalau tidak lanjut syarif kita akan evaluasi, bahkan semua kita akan evaluasi termasuk eselon II, bahkan tidak menutup kemungkinan BKD juga akan kita evaluasi," tandasnya.

Sarifuddin juga memaklumi keberatan yang dilayangkan pihak Sekda Lobar. Karena sebagai administrator dan sebagai mesin organisasi di sana mereka harus bersikap.

“Saya perintahkan BKD KLU segara sikapi, supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, kalau tidak kita akan evaluasi semuanya, termasuk kemungkinan BKD juga akan kita evaluasi,”pungkasnya. (cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.