Piye

Ratusan Sepada di Gili Ditertibkan, Ini Alasannya

Ratusan Sepada di Gili Ditertibkan, Ini Alasannya
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Disinyalir menjadi biang perusak pemandangan, sejumlah sepeda tak bertuan yang merupakan salah satu pilihan transportasi di kawasan Gili Trawangan ditertibkan petugas. Pemerintah Desa Gili Indah kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara berdalih keberadaan sepeda yang tidak terdata oleh penyewanya harus ditertibkan karena belakangan justru menambah semrawut jalanan di Gili.

“Hal ini kita lakukan untuk kenyamanan para wisatawan karena Parkir sembarangan ini bikin semrawut. Makanya kita sudah tertibkan tadi,” ucap Kepala Desa Gili Indah H. Taufik.

Taufik berdalih langkah penertiban tersebut dilakukan setelah dilakukan sosialisasi kepada para warga khususnya para penyewa sepeda namun tidak diindahkan.

"Kita sudah imbau, tapi tidak ada yang mau peduli ya terpaksa kita harus amankan ratusan sepeda ini ," lanjutnya.

Setelah di angkut ratusan sepeda - sepeda ini rencananya akan di  amankan di pemukiman warga, biar nanti para pemilik yang merasa kehilangan akan mencarinya ke lapangan .

"Silahkan ambil sendiri ke lapangan, ini untuk memberi  peringatan kepada para pengusaha sepeda ini dan sekaligus memberi epek jera, agar mereka tidak lagi memarkir sepedanya sembarangan," tukasnya.

Langkah tersebut diapreseasi Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Thusen Lasmina yang menyatakan dukungannya terhadap hal tersebut.

"Memang harus di tertibkan, kita apresiasi langkah pemerintah daerah, mantap sudah, kan ini untuk kenyamanan, karna setiap kita ke sana waduh berantakan sekali ," ungkap Thusen.

Dengan kondisi alam yang tidak terlalu besar, ditambah dengan menumpuknya sepeda sepada yang berceceran di bibir jalan tidak menjamin keselamatan wisatawan yang berjalan kaki.

"Kita berharap ada jalan khusus bagi pejalan kaki, pesepeda, cidomo, karna kita naik cidome kemarin takut nabrak karna di sana satu jalur, ini untuk keselamatan para wisatawan juga," pungkasnya. (Cr -08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.