Piye

Najmul Minta Warga KLU Hargai Produk Lokal

Najmul Minta Warga KLU Hargai Produk Lokal
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Bupati Lombok Utara H.Najmul Akhyar SH.MH meminta bahan pangan non beras bisa dimanfaatkan maksimal. Hal ini disampaikan bupati saat menghadiri kegiatan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumberdaya lokal.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Lombok  Utara Rohani Najmul Akhyar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Dan peserta dari seluruh PKK Lombok Utara.

Najmul mengungkapkan tantangan saat ini adalah bagaimana melakukan diversifikasi makanan olahan yang berasal dari bahan pangan lokal non beras tetapi tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang. Karena untuk menuju hidup sehat, cerdas dan produktif setiap individu haruslah mengkonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang.

Lebih lanjut, bupati mengatakan kedepannya dengan adanya lomba seperti ini diharapkan hasilnya bisa diterapkan SKPD-SKPD agar menu-menu ini dapat dijadikan makanan di kantornya masing-masing.

“Dengan lebih mengutamakan jajanan lokal ini juga dapat membantu perekonomian pengrajin makanan ringan di Lombok Utara. Sebab ini berarti proses pemberdayaan kita benar-benar dilakukan ke pengusaha jajanan makanan ringan, sehingga produksi mereka dapat tertampung di SKPD-SKPD yang ada di Lombok Utara,”paparnya.

Selain itu, Najmul juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai macam bahan pangan. Najmul juga mengajak seluruh peserta untuk mensosialisasikan penganekaragaman pangan ke masyarakat dengan mengembangkan beragam kearifan lokal yang mengandung nilai gizi yang seimbang sesuai kebutuhan tubuh.

“Kalau ini dilakukan maka keluarga-keluarga di Lombok Utara menjadi sehat cerdas, dinamis dan produktif,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lombok Utara Melta mengatakan, potensi besar pangan lokal sumber karbohidrat non beras saat ini tersedia hampir di seluruh wilayah Lombok Utara. Baik yang dapat ditemukan di pekarangan, kebun, maupun ladang namun keberadaannya masih dipandang sebelah mata sehingga kurang diberdayakan.

“Semoga dengan lomba ini kedepannya bisa diaplikasikan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan makanan ini kepada keluarga dengan tujuan untuk menambah gizi mereka,” harapnya. ( Cr - 08 )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.