Piye

Minyak Jelantah Beredar Disperindag KLU Lakukan Ini

Minyak Jelantah Beredar Disperindag KLU Lakukan Ini
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Menyusul maraknya isu peredaran minyak bekas hotel atau jelantah di sejumlah wilayah di KLU oleh para oknum penyetok minyak, mendulang reaksi dari pihak terkait. Dari informasi yang beredar kabarnya minyak goreng bekas hotel ini dijual di pedagang gorengan dan ibu rumah tangga dengan harga yang relatif murah di sejumlah pasar tradisional yang tersebar di daerah.

Menyikapi hal tersebut Dinas Perindusrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Utara tidak tinggal diam. “Kami langsung ambil sikap, untuk melakukan antisipasi dini untuk mencegah peredaran minyak goreng bekas hotel ini di Kabupaten lombok utara, karna jumlah hotel di KLU terbilang sangat banyak," ungkap Kepala Dinas Disperindag KLU Pahri S.Pd saat di temui Suara Lombok, Jumat (15/9).

Untuk antisipasinya kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap semua pedagang - pedagang yang ada di kabupaten Lombok Utara, dan alhamdulilah tidak ada kami temukan minyak yang di gunakan para pedagang, tergolong minyak bekas hotel.

Lebih jauh untuk memantau perkembangan peredaran minyak bekas ini team dari Disperindag KLU  setiap minggunya rutin turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan ke pedagang. Dan sampai sejauh ini belum ada temuan terhadap isu tersebut.

“Justru pedagangnya sendiri mengaku, tidak mau menggunakan minyak tersebut karna mereka masih memperhatikan kualitas jajanan yang di jualnya."  takut nggak enak , nanti pelanggan saya kabur. Sementara ini belum ada temuan, tapi kita akan tetap atensi," pungkasnya. (Cr - 08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.