Piye

Lahannya Belum Dibayar Pemilik Lahan Ancam Bongkar Pagar Proyek Pelindo

Lahannya Belum Dibayar Pemilik Lahan Ancam Bongkar Pagar Proyek Pelindo
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Polemik pembebasan lahan proyek pembangunan pelabuhan peti kemas oleh PT. Pelindo III Lembar Lombok Barat hingga hari ini masih belum tuntas. Hal tersebut terkait belum rampungnya pembayaran sejumlah tanah warga oleh pihak Pelindo.

H. Sahdan salah seorang pemilik lahan asal desa Labuan Tereng  yang areal tanah miliknya terkena proyek pembangunan pelabuhan milik Pelindo, namun hingga hari ini tanah miliknya belum juga dibayarkan.

"Kami tidak ingin pihak kontraktor menimbun areal tanah saya, soalnya sampai saat ini belum di bayar," cetusnya saat ditemui Suara Lombok.

Sahdan membeberkan lahan miliknya seluas 50 are yang termasuk dalam areal proyek pembangunan pelabuhan telah memiliki catatan pajak di BPN sejak 2013 tahun lalu bahkan dirinya mengaku setiap tahunnya selalu membayar pajak.

"Pihak Pelindo jangan gegabah menimbun tanah saya, soalnya kami punya hak untuk kepemilikan, jika pihak Pelindo tidak mengindahkan saya maka besok liat,” lanjutnya dengan nada marah.

Sementara terkait proses pemagaran lahan miliknya oleh pihak Pelindo dirinya menanggapi santai dan mengaku siap membongkarnya sendiri. "Kami akan bongkar paksa pagar itu,"pungkasnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.