Piye

Kasus Tambang Pasir Besi Buntu Dinas LHK Turun Tangan

Kasus Tambang Pasir Besi Buntu Dinas LHK Turun Tangan
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Lombok Timur turun tangan terkait kembali bergejolaknya kegiatan tambang pasir besi yang dilakukan PT Anugerah Mitra Graha (AMG) di wilayah Kecamatan Labuhan Haji.

"Adanya persoalan tambang pasir besi di Labuhan Haji makanya kami langsung turun ke lapangan melihat kondisi yang ada," tegas Kadis LHK Lotim, Mulki kepada Suara Lombok di ruang kerjanya.

Pihaknya mengakui PT AMG telah mengantongi ijin sejak tahun 2011 lalu untuk melakukan kegiatan tambang pasir besi, baik di wilayah kecamatan Pringgebaya maupun Labuhan Haji.

Namun yang menjadi masalah adalah ketika muncul persoalan baru adanya warga yang pro kotra dalam proses kegiatan tambang tersebut, yang dikhawatirkan akan berdampak luas ke masyarakat. Terlebih saat ini ada tiga pihak dari warga saling klaim lahan lokasi tambang yakni di Ijobalit, Geres dan Suryawangi, sehingga harus segera dicarikan solusi.

"Memang kami akui kalau warga di tiga kelurahan saling klaim atas lokasi tambang yang dilakukan PT AMG tersebut," lanjut Mulki.

Selain itu, Kadis LHK Lotim menambahkan pihaknya juga telah melakukan pemanggilan pihak PT AMG terkait dengan aktivitasnya. Karena dalam melakukan kegiatan tidak pernah ada koordinasi dengan Dinas LHK Lotim.

"Yang jelas meski kebijakan bupati Lotim lama  terhadap ijin tambang PT AMG tetap akan diamankan selama itu tidak melanggar aturan yang berlaku," tambah Mantan Lurah Rakam ini. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.