Piye

Kapolda NTB : ITDC Harus Libatkan Masyarakat Lokal di KEK Mandalika

Kapolda NTB : ITDC Harus Libatkan Masyarakat Lokal di KEK Mandalika
SuaraLombok.com | Mataram - Geliat pembangunan kawasan patawisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan pemerintah. Perkembangan tersebut tentu dibarengi pembangunan infrastruktur yang mendukung. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika merupakan salah satu destinasi yang kini menjadi fokus pemerintah.

Kepolisian Daerah NTB melakukan penandatangan nota kesepahaman dan kontrak kerja sama dengan PT. Pengembangan Parawisata Indonesia (Persero) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tentang Jasa Pengaman dan Jasa Manajement Sistem Pengaman Wilayah KEK Parawisata Mandalika di Kuta Lombok.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli mengungkapkan inti dari pada MOu tersebut adalah mendesak pihak ITDC menyiapkan infrastruktur, dan dalam hal birokrasi pengamanan dalam prosesnya merupakan tanggung jawab Polda NTB.

"Tujuan Mou yang pertama tentu dua pihak ini punya keinginan yang sama yaitu mewujudkan tujuan negara, oleh karena itu Polri akan memberikan perlindungan kepada semua orang. Satu orang terganggu, mengupload ke sosial media bahwa dia tidak nyaman di NTB, maka itu akan mengganggu iklim usaha, untuk itu kita sangat konsen" ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda NTB menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya semata untuk membangun infrastruktur daerah, lebih dari pada itu untuk memajukan kesejahteraan umum.

"Wujud kegiatan ini membuat proyek baik itu jalan, drainase, infrastruktur, dan lain-lain dalam rangka memberikan pekerjaan bagi orang, dia dapat pendapatan, maka ada perputaran uang, ada pertumbuhan ekonomi, shingga kesejahteraan tercapai", jelasnya panjang lebar.

Kapolda NTB juga berharap kepada pihak perusahaan agar lebih mengutamakan untuk melibatkan masyarakat lokal dalam pembangunan infrastruktur, hal itu dimaksudkan agar nantinya masyarakat lokal merasakan langsung manfaat dari program pemerintah tersebut untuk peningkatan tarap hidup.

"Kita lihat di Lombok Tengah ini pertumbuhan ekonomi tinggi tapi tidak berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Sejauh mungkin ITDC melibatkan orang orang lokal sehingga ada nilai tambah yang akan di dapatkan masyarakat lokal, itu yang akan kita wujudkan", ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pengembangan ITDC, Abdul Mansyur, menyampaikan MOu ini sebagai bentuk usaha bersama pemerintah memberikan perlindungan dalam kelancaran pembangunan infrastruktur daerah KEK Mandalika, agar nantinya bisa berjalan lancar hingga mampu menjadikan kawasan tersebut menjadi destinasi utama di Indonesia.

"Kami dalam proses membangun infrasturktur daerah dan wilayah yang tentu saja memberikan dampak kepada lingkungan dan juga membutuhkan sistem pengamanan yang dapat memberikan rasa aman kepada kami maupun investor-investor kami nantinya agar pekerjaan kami kedepan menjadi lebih lancar lebih aman," ujar Abdul Mansyur. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.