Piye

Hutan TNGR Dibabat Warga Tidak Bertanggung Jawab

Hutan TNGR Dibabat Warga Tidak Bertanggung Jawab
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Hutan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dibabat warga yang tidak bertanggung jawab.

Akibatnya, debit sumber mata air menyusut dan warga lainnya merasakan dampak langsung hal ini.

“Dampaknya itu ya menyusutnya debit sumber mata air yang ada,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Kades Bebidas, Pelita kepada Suara Lombok.

Dikatakan, masyarakat sekitar mengeluhkan kondisi air yang ada saat ini yang jauh berkurang.

Padahal, sebelum ada kegiatan perambahan hutan oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab, kondisi debit air tidak pernah berkurang sama sekali.

“Kami selaku aparat desa sering dapat keluhan dari masyarakat,” terangnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Balai TNGR NTB, Agus Nanang Budi Santoso.

Ia membenarkan adanya perambahan hutan TNGR yang disertai penebangan pohon besar di dalam kawasan tersebut.

Padahal, kawasan TNGR memiliki sekitar puluhan sumber mata air yang menjadi penyangga masyarakat yang berada di bagian hilir.

“Kalau sudah begini, yang dirugikan kan masyarakat sendiri,” tandas Agus. (07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.