Piye

Gunung Agung Bali Status Awas, Warga KLU Diminta Tenang

Gunung Agung Bali Status Awas, Warga KLU Diminta Tenang
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Naiknya status Gunung Agung di Bali menjadi level awas yang diprediksi kemungkinan besar akan mengeluarkan letusan diminta untuk disikapi dengan tenang oleh warga Lombok khususnya Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang jaraknya cukup dekat dengan kabupaten Karang Asem Bali.

“Tidak perlu khawatir, karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda jika letusan tersebut akan berdampak sampai sini,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU Iwan Maret Asmara, Selasa (26/9).

Dalam memetakan dampak letusan Gunung Agung, pihaknya mengacu pada rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hingga kini rekomendasi belum diterima oleh pemerintah yang ada di NTB.

“Kalau memang rekomendasinya berdampak terhadap Lombok Utara tentu kita juga akan bersiap - siap,” jelasnya.

Status awas yang ditetapkan, menurutnya hanya berlaku untuk daerah di Bali. Sementara untuk di Lombok tidak demikian. Mengingat jarak Gunung Agung dengan Lombok hanya sekitar 140 kilometer, maka sangat rasional jika letusan tersebut akan berdampak bagi daerah sekitar. Namun demikian, itupun dilihat pula dengan intensitas arah angin.

“Status itu sifatnya ada di Bali mereka diminta menjauh dari radius 9 sampai 12 kilometer,” imbuh Iwan.

Kendati demikian, pihaknya sudah mengantisipasi dari jauh-jauh hari. Misalnya dengan mempersiapkan sejumlah masker serta tenda guna mendirikan beberapa posko.

“Memang ada sebagian tetapi kalau meletus kita sudah persiapkan seperti masker dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, menurut catatan PVMBG letusan Gunung Agung pada 1963 berselang 120 tahun dari letusan sebelumnya dan menewaskan setidaknya 1.148 jiwa. Sementara pemerintah Australia pun, dilansir dari sebuah media Australia sudah mengeluarkan warning agar warganya berhati hati terhadap kemungkinan bahaya letusan tersebut. (Cr -08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.