Piye

FPR NTB Tolak Operasi Pengusiran Paksa Petani Jurang Koak

FPR NTB Tolak Operasi Pengusiran Paksa Petani Jurang Koak
SuaraLombok.com | Mataram - Massa Front Perjuangan Rakyat Nusa Tenggara Barat (FPR NTB) menolak operasi gabungan dan pengusiran paksa oleh TNGR terhadap petani Jurang Koak, Lotim. Penolakan ini disampaikan FPR NTB dalam aksi di depan Mapolda NTB pada Sabtu (16/9).

Dalam aksi ini massa membawa pamflet bertuliskan diantaranya, Usir TNGR Bubarkan TNGR, dan Kembalikan Tanah Kami. Massa menyatakan empat tuntutan yakni,

1. Meminta kepada TNGR untuk menghentikan Opgab terhadap petani Jurang Koak yang bertani di atas tanah adat Jurang Koak.

2. Meminta kepada pihak TNGR untuk dapat membuktikan klaim mereka atas luas kawasan TNGR yang jumlahnya 41.330 Ha yang jauh berbeda dengan klasiran belanda tahun 1941.

3. Hentikan represifitas terhadap kaum tani dalam penyelesaian konflik agraria.

4. Meminta pertanggung jawaban polda NTB apabila terjadi tindakan refresifltas dari aparat pada peristiwa Opgab. (09)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.