Piye

Disperkim Lobar Mulai Analisa Kebutuhan MBR

Disperkim Lobar Mulai Analisa Kebutuhan MBR
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Dinas Perumahan dan Permukiman Lombok Barat (Disperkim) Lombok Barat mulai melakukan analisa kebutuhan perumahan.

Analisa ini lebih dikhususkan bagi kebutuhan perumahan khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), untuk tahun 2017.

Kepala Disperkim Lobar, HL Winengan menjelaskan, pihaknya sudah merealisasikan bantuan Proyek Sarana dan Prasarana dan Utilitas Umum (PSU). PSU sendiri dibangun oleh Pengembang selaku anggota Real Estate Indonesia (REI) di NTB.

Pemenuhan perumahan yang dimaksud adalah, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyebar di sembilan kecamatan.

“Sasaran realisasinya mencapai 1.225 unit, ada yang rehab dan ada yang bangun baru,” ungkap Winengan.

Dari 1.225 unit, lanjut dia, rencana realisasi pembangunan RTLH dikucurkan dana sebesar Rp. 22, 495 Milyar. Sumber dananya berasal dari APBN, APBD I dan APBD II Lobar.

“Sekarang pembangunannya sudah mencapa 90 persen,” sebut Winengan.

Dari realisasi ini, secara khusus pembangunan perumahan di Desa Dasan Baru dan Desa Banyumulek direncanakan sebagai sasaran kunjungan Presiden Jokowi dalam rangka program sejuta rumah.

“Kalau tahun 2018, rencana usulan menyebar di 10 kecamatan se Lobar dengan dana ya sekitar Rp. 14 Miliar lebih untuk 1.700-an unit,” tukasnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.