Piye

Dikritik BNN Soal Narkoba, Ini Sikap Bupati Fauzan

Dikritik BNN Soal Narkoba, Ini Sikap Bupati Fauzan
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid tanggapi keras kritikan Kepala BNN NTB terhadap belum maksimalnya penanganan peredaran narkoba di Lombok Barat.

“Saya minta Sekda tolong tambahkan dalam Perbup agar setiap PNS yang akan naik pangkat untuk menyertakan surat bebas narkoba dan bebas HIV/AIDS,” tegas bupati. Selasa (26/9).

Ia juga meminta agar seluruh SKPD dalam setiap kesempatan menyerukan gerakan anti narkoba.

“Tidak harus tunggu anggaran. Sifatnya ‘gerakan’, jadi bisa sambil jalan. Bisa kita sisipi misalnya dalam upacara atau kita gelar kegiatan olahraga dan lainnya,” lanjutnya.

Sementara data dari Polres Lobar, perkembangan peredaran narkoba di Kabupaten Lombok Barat sendiri sebenarnya mengalami penurunan.

“Jika di tahun 2015 ditemuka 26 kasus dengan 37 orang tersangka, kini hanya 17 kasus dengan 22 tersangka saja. Dari 10 kecamatan di Lombok Barat, Kecamatan Batulayar menjadi lokasi paling rawan peredaran narkoba,” jelas Kapolres Lombok  Barat, AKBP I Wayan Jiartana di sela-sela acara.

Untuk itu, pihaknya bersama instansi terkait akan memperketat penjagaan pada jalur-jalur masuknya narkoba seperti pelabuhan dan daerah perbatasan lainnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.