Piye

Atasi Kekeringan NTB, Pemprov Lakukan ini

Atasi Kekeringan NTB, Pemprov Lakukan ini
SuaraLombok.com | Mataram - Musim kemarau yang berdampak pada kekeringan yang terjadi hampir merata terjadi di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) direspon serius pihak Pemprov NTB.  Pasalnya menurut data BPBD sendiri saat ini tak kurang dari 320 desa yang ada d NTB mulai sulit air yang berdampak pada 125 ribu jiwa warga yang kesulitan air.

Kondisi kekeringan yang terjadi menyebabkan Gubernur NTB. TGH. M. Zainul Majdi menerbitkan Surat Keputusan bernomor 365 – 656 tahun 2017 tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan.

Menindak lanjuti hal tersebut, Wakil Gubernur NTB, H. M. Amin saat ditemui di Mataram mengaku telah menghadiri rapat terbatas dengan Presiden di istana Negara. Rapat tersebut dihadiri  sejumlah menteri terkait kabinet kerja yang khusus membahas tentang kekeringan di daerah.

"Karena itulah saya langsung mengungkapkan pada Presiden bahwa kekeringan merupakan langganan di NTB, shingga perlu rencana jangka pendek menengah dan panjang", ungkap Amin.

Dalam kesempatan itu, M. Amin menyampaikan permohonan bantuan kepada Presiden melalui beberapa Kementerian terkait untuk menaggulangi bencana kekeringan yang menimpa NTB.

"Saya langsung ajukan setelah dihitung kita butuhkan 40 milyar dana siap pakai dari BNPB, selain itu kita sudah punya surat ke Menteri PUPR termasuk disitu kita minta palon, perpipaan, dan lain lain sebagainya, dan kita minta itu segera ditindak lanjuti", paparnya.

M. Amin mengungkapkan bahwa menangani bencana kekeringan bukan sekedar penaggulangan darurat kekeringan ataupun dampak lingkungan, tetapi juga penyediaan air bersih.

"karena anggaran kita sangat terbatas, saya perkirakan dengan kekeringan itu bisa diatasi pemerintah pusat, makanya dampaknya bisa kita tekan", pungkasnya.(cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.