Piye

Unik, Upacara di Desa Ini Seperti Kembali ke Masa Perjuangan

Unik, Upacara di Desa Ini Seperti Kembali ke Masa Perjuangan
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Upacara bendera dalam rangka HUT-RI ke 72 di Desa Persiapan Lelong terbilang unik.

Semua peserta upacara di Desa pemekaran dari Desa Kelebuh ini diharuskan menggunakan pakaian adat dan membawa bambu runcing yang sudah dicat merah putih.

Selain itu, berbagai jenis musik daerah dan kegiatan organisasi pemuda ikut memeriahkan dan menjadi rangkaian upacara.

Antara lain, group kecimol Baper, group kecimol Balja, Group Kecimol Wijen, Forum Pemuda Lelong, Persatuan Pemuda Lendang Ree, Persatuan Pemuda Wijen, Persatuan Pemuda Penendek, Persatuan Embung belek, dan Persatuan Pemuda Tompek

Sementara untuk pasukan pengibar bendera sendiri berasal dari Paskibra MA.Darul Ihsan dan pengiring lagu nasional berasal dari Drumband MTS. Darul Ihsan

Sekdes Lelong  Syar'i menjelaskan, hal itu merupakan kesepakatan panitia upacara sebagai bentuk mengembalikan semangat kemerdekaan yang saat ini sudah mulai pudar di tengah masyarakat.

“Kita ingin masyarakat kita, terutama pemuda merasakan kembali bagaimana perjuangan para pahlawan yang melawan penjajah hanya dengan bambu runcing, dan terbukti semangat itu bisa memerdekakan Indonesia,” jelasnya.

Sebagai desa persiapan, Lelong tidak meminta dana sepeserpun dari desa induk yaitu Kelebuh.

“Murni swadaya, tidak ada bantuan dari desa induk,” jelasnya.

Tidak hanya perangkat desa persiapan dan masyarakat umum yang antusias mengikuti upacara ini, sekolah dan dewan guru yang berada di wilayah Desa Lelong juga ikut hadir dan menjadi peserta upacara.

Antara lain SDN 1Lelong, SDN 2 Lelong, SDN Embung Belek, MTs dan MA. Darul Ihsan Lelong dan semua Kepala Dusun serta BKD dan Tokoh masyarakat. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.