Piye

Tidak Transparan Dewan Siap Panggil Tim Pansel Pilkades Sokong

Tidak Transparan Dewan Siap Panggil Tim Pansel Pilkades Sokong
SuaraLombok.com | Lombok Utara - Diduga kurang transparan dalam pelaksanaan tahapan pilkades, Komisi I DPRD Lombok Utara bakal memanggil Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Kepala Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Pemanggilan tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang menuding salah satu bakal calon yang dinyatakan lulus verifikasi diduga memalsukan ijazah, hal inilah yang harus diverifikasi agar lebih jelas akar masalahnya.

“Pemanggilan ini kita lakukan atas dasar aduan salah satu lembaga Lombok Utara Coruption Wacht (LUCW) terkait adanya dugaan kejanggalan yang dilakukan oleh panitia pilkades Desa Sokong," ujar Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara, Ardianto SH Selasa (22/8).

Dikatakannya, aduan lembaga itu selain ke komisi I yang memang membidangi pemerintahan desa, juga ke pihak penegak hukum. Dimana dalam hal ini, salah satu bakal calon diduga telah memalsukan ijazah sebagai syarat mencalonkan diri di pilkades desa Sokong yang akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2017 mendatang.

“Panitia harus mengklarifikasi hal ini, dasar diluluskannya calon tersebut, Kita akan minta verifikasi dengan ijazah calon itu mulai dari SD, SMP, SMA hingga ijazah perguruan tingginya,"lanjutnya.

Pemanggilan tersebut direncanakan akan dilakukan oleh komisi I  pada pekan depan, dalam kapasitas menindaklanjuti aduan lembaga tentang adanya dugaan tersebut. “Surat aduan sudah kami terima, Kita akan jadwalkan pekan depan untuk dibahas," pungkasnya. (cr-08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.