Piye

Tidak Terganggu Polemik, Poltekpar Lombok Ditarget Selesai Tahun Ini

Tidak Terganggu Polemik, Poltekpar Lombok Ditarget Selesai Tahun Ini
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Meski masih berada dalam polemik, tetapi pembangunan kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok tetap akan dibangun.

Bahkan, Kemenpar RI menargetkan pembangunan tahap pertama akan diselesaikan akhir tahun ini. Tepatnya 31 Desember.

Targetnya, sebanyak 28 ruang perkuliahan akan rampung dengan dana yang digelontorkan Kemenpar sebesar dana Rp. 180 Miliar.

“Kemenpar tidak main-main,” tegas Deputi Pengembangan Pariwisata dan SDM Kemenpar RI, Prof. Armansyah dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan istigosah dimulainya pembangunan Poltekpar di Puyung, Kamis (10/8).

Lebih jauh, ia sempat bertemu dengan perusahaan pemenang tender pembangunan dan menegaskan agar bagaimanapun juga pembangunan ini tidak boleh terhenti dan harus mencapai target waktu yang sudah ditentukan.

Bahkan, meskipun agenda peletakan batu pertama dilakukan pada 28 Agustus mendatang oleh Presiden atau Menpar, tetapi pekerjaan harus dimulai sejak dini.

“Saya katakan (ke Kontraktor-Red) jangan tunggu peletakan batu pertama, langsung kerjakan,” ungkapnya.

Ia mengatakan jika Poltekpar Lombok merupakan satu-satunya kampus pariwisata yang dibangun dalam masa paling cepat se Indonesia.

Hal itu bisa dilihat dari cepatnya pemerintah provinsi dan kabupaten menyambut rencana pembangunan yang digadang Kemenpar ini.

“Izinnya cuma seminggu dan langsung dapat mahasiswa sebanyak 200 orang, ini luar biasa,” pujinya.

Sementara Kepala Dispar NTB, H Faozal menjelaskan, Kemenpar RI sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 1,5 Triliun untuk penyelesaian seluruh pembangunan.

Termasuk hotel, restoran, masjid, dan seluruh sarana prasarana penunjang ditarget rampung dalam masa lima tahun mendatang.

“Bahkan setelah itu, rencananya akan dibangun SMK (Sekolah Menengah Kejuruan-Red) pariwisata di area ini,” bangganya.

Sehingga ia berharap agar semua elemen, termasuk masyarakat mendukung penuh pembangunan ini sebagai salah satu penyokong kemajuan NTB dalam segala bidang, termasuk ekonomi.

“Kami harap dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat karena manfaatnya nanti akan dinikmati oleh semua,” tandasnya. (03)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.