Piye

Tak Penuhi Syarat Pembahasan RTRW KLU Batal Digelar

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Gara gara tidak memenuhi aturan yang ditetapkan, Pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah RT/RW Kabupaten Lombok Utara tentang sejumlah obyek kawasan di KLU termasuk tata ruang Bandar Kayangan oleh DPRD KLU batal digelar Rabu (30/8).

Untuk menggelar rapat RT/RW tersebut ada empat syarat penting yang harus diselesaikan Pemerintah Daerah  yaitu harus mendapat rekomendasi dari kementerian terkait tata ruang, disisi lain pemda juga harus menyiapkan ruang evakuasi bencana yang saat ini belum juga terwujud, selebihnya pemda juga harus memasukkan Bandar Kayangan sebagai kawasan andalan nasional yang harus mengantongi ijin dari Kementerian Perhubungan.

Menyikapi hal tersebut BaPemPerda DPRD KLU Zarkasi mengatakan penundaan tersebut karena ke empat syarat yang sudah dimandatkan pemerintah pusat kepada pemerintah setempat belum rampung seluruhnya.

“Ke empat syarat inilah yang harus di selesaikan Pemkab baru pembahasan soal tata ruang bisa dilanjutkan," ungkap Zarkasi.

Langkah tersebut hemat Zarkasi merupakan fase penting agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. “Kalau sekarang dipaksa bangun sementara pembahasan RTRW belum selesai, besok di bongkar lagi. Sudah jelas pembangunan tersebut adalah termasuk larangan dari pada perda RTRW," lanjutnya.

Selebihnya Zarkasi berharap pemerintah daerah betul - betul memahami dan menindaklanjuti arahan pemerintah pusat tersebut agar anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat kepada pemda tidak menjadi polemic nantinya. “Kalaupun dari pihak praksi menyetuju tetap saja  RTRW tidak akan bisa jalan, karna kunci yang sesungguhnya ada di pemerintah pusat,"pungkasnya.(cr--08).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.