Piye

Sisi Lain Gemerlapnya Mataram, Nenek Deris Hidup dari Belas Kasih Tetangga

Sisi Lain Gemerlapnya Mataram, Nenek Deris Hidup dari Belas Kasih Tetangga
SuaraLombok.com | Mataram - Di tengah majunya perekonomian di Kota Mataram, ternyata masih banyak terdapat warga Kota yang justru hidup jauh dibawah garis kemiskinan.

Nenek Deris misalnya, ia terpaksa harus tinggal sebatangkara. Dia tinggal di Lingkungan Pondok Peta, Kecamatan Ampenan, kota Mataram.

Di usianya yang sudah lebih dari 70 tahun, nenek Deris seharusnya menikmati indah masa tuanya bersama anak beserta keluarganya, namun keadaan ekonomi keluarga yang juga menghimpit membuatnya tinggal sebatangkara.

Ditemui Suara Lombok, ia mengaku menghabiskan waktunya di Gubuk yang sudah tak layak lagi, dinding rumah tempat tinggalnya itu terbuat dari bambu yang kini sudah mulai lapuk, bahkan sudah mulai rusak.

Setiap hari nenek Deris menghabiskan waktunya di depan Gubuk sambilan memakan beberapa helai daun sirih.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terpaksa ia harus menunggu belas kasih dari tetangga, karena memang dirinya sudah tidak mampu lagi untuk bekerja.

“Kasihan juga sama dia,” ungkap salah seorang tetangga yang sering memberikan makanan kepadanya, Rosanah.

Dan berharap kepada pemerintah untuk serius memperhatikan kehidupan nenek Deris agar lebih sejahtera di masa tuanya.

“Mungkin terlalu kecil, tipis sekali harapan kepada pemerintah, kita sering di foto, di tanya-tanya, tapi sampai sekarang bantuan tidak ada,” pungkasnya. (Cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.