Piye

Sebar Spanduk, NDI Ingin dr. Mawardi Ditemukan

Sebar Spanduk, NDI Ingin dr. Mawardi Ditemukan
SuaraLombok.com | Mataram - Nusa Tenggara Development (NDI) melakukan pemasangan 100 spanduk terkait hilangnya dr. Mawardi.

Pemasangan spanduk ini sebagai bentuk dukungan moral terhadap aparat penegak hukum agar secepatnya bisa menuntaskan kasus hilangnya dr. Mawardi.

"Pemasangan spanduk ini sebagai support kepada pihak aparat penegak hukum, untuk segera menuntaskan kasus kehilangan dr. Mawardi," ungkap Abdul Majid dari NDI saat dikonfirmasi via seluler.

Menurut Abdul Majid, kasus hilangnya dr. Mawardi ini sudah memakan waktu lama. Tercatat sekitar bulan Maret tahun 2016, dr. Mawardi belum diketahui rimbanya hingga kini.

"Karena ini sudah mau 2 tahun, belum ada kejelasan sedikitpun, apakah beliau sudah meninggal atau bagaimana," kata Majid.

Padahal sebagaimana diketahui publik, bahwa dr. Mawardi merupakan direktur RSUP NTB di kala hilang. Sehingga bagaimanapun juga, negara harus bertanggung jawab atas hilangnya abdi negara asal kabupaten Lombok Timur tersebut.

"dr. Mawardi adalah pejabat negara maka negara harus bertanggung jawab penuh terhadap hilangnya dr. Mawardi." Sebut Majid.

Atas hilangnya dr. Mawardi, NDI bakal melaporkan kasus ini kepada lembaga berwenang yakni Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Sebelum hal itu dilakukan, NDI bakal melakukan unjukrasa ke Polda NTB untuk mendesak aparat segera menuntaskan kasus hilangnya dr. Mawardi Hamry.

"Kami juga akan mengadukan ini ke Kontras dan KomnasHAM, dan kami juga akan mendatangi Polda NTB minggu depan," pungkas Abdul Majid. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.