Piye

Pusat Apresiasi Lobar Mampu Tekan Kasus Stunting

Pusat Apresiasi Lobar Mampu Tekan Kasus Stuning
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Pemerintah pusat baru - baru ini menetapkan beberapa daerah untuk dijadikan kawasan percontohan stunting. Wilayah yang menjadi percontohan stunting diantaranya Klaten, Lombok Barat, dan Kulon Progo. Ditunjuknya wilayah tersebut karena pemerintah pusat menganggap komitmen dari kepala daerahnya dinilai sangat baik dalam menghadapi stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Rachman Sahnan Putra mengaku bangga dengan dipilihnya Lombok Barat sebagai kabupaten percontohan penanganan kasus stunting oleh pemerintah pusat. “Itu berarti seluruh program, trobosan dan inovasi yang kita lakukan diakui secara nasional. Harusnya kita bangga,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, progress penurunan angka stunting di Lombok Barat sangat luar biasa. “Kita telah mampu menurunkan angka stunting sebanyak 16 poin yakni dari 49% menjadi 32% di tahun 2016,” lanjut Rachman.

Dengan ditunjuknya Lombok Barat sebagai percontohan stunting, Rahman berharap mampu menambah motivasi Dinas Kesehatan dan seluruh SKPD yang ada di Lombok Barat untuk menurunkan kasus gizi buruk lebih baik lagi.

Stunting adalah istilah dalam dunia medis yakni masalah kurang gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Akibatnya, balita mengalami kondisi gagal tumbuh sehingga mengalami kependekan.

Selain itu, kondisi sanitasi suatu lingkungan berperan memengaruhi kondisi tumbuh kembang anak. Sanitasi buruk yang masih mudah ditemukan di banyak kawasan kumuh di kota-kota di Indonesia ditengarai berkontribusi terhadap buruknya pula kondisi tumbuh kembang anak-anak di sana. (01/ Hms)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.