Piye

Petani Tembakau di Daerah Ini Tidak Tersentuh DBHCHT

Petani Tembakau di Daerah Ini Tidak Tersentuh DBHCHT
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Petani tembakau rajang Lenek Pesiraman, Kecamatan Aikmel ternyata hingga kini tidak pernah tersentuh bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah.

Padahal, bantuan itu setiap tahun dianggarkan bantuan untuk para petani tembakau.

“Sejak tahun 2014 kami menanam tembakau rajang ini, tapi belum dapat bantuan,” aku petani tembakau Rajang Lenek Pesiraman, Imran kepada Suara Lombok.

Anehnya, kata dia melanjutkan, dirinya baru mengetahui bantuan untuk petani tembakau rajang justru dari teman-teman media yang datang.

“Saya baru tahu kalau ada bantuan itu, ya jadi heran juga kenapa kok kami gak dapat,” herannya.

Parahnya, ia mengaku tidak pernah tersentuh petugas penyuluh maupun UPT Dinas Pertanian sebab tidak pernah mengunjungi petani tembakau di kawasan ini.

“Rupanya saja saya tidak tahu, gak pernah turun data kami,” lanjutnya mulai dengan nada kesal.

Hal yang sama dikatakan petani tembakau rajang lainnya, H. Khairi yang mengaku kecewa dengan pemerintah. Terutama terhadap UPT dan penyuluh yang seharusnya mendata dan memberi masukan serta pengetahuan mendasar terkait hal ini.

“Barangkali mreka beranggapan kami tidak berhak, atau petani tembakau tertentu yang memperoleh DBHCHT atau yang berhak didata,” kesal Khairi.

Sementara ditempat terpisah Kepala Dinas Pertanian Lotim, M. Zaini saat dikonfirmasi mengatakan kalau semua petani tembakau rajang maupun virginia di Lotim mendapatkan bantuan DBHCHT dari pemerintah daerah.

“Pengusulan dilakukan di tingkat bawah,” jelasnya. (07)

Baca juga :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.