Piye

Pesan TGB ke Ribuan Napi yang Dapat Remisi Ini Bikin Merinding

Pesan TGB ke Ribuan Napi yang Dapat Remisi Ini Bikin Merinding
SuaraLombok.com | Mataram - Dalam rangka HUT RI ke-72, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi kepada 1.296 narapidana dan anak.

Remisi yang diberikan Tergolong Remisi Umum, dengan kisaran waktu 1 bulan hingga 6 bulan. Sedangkan narapidana yang bebas murni sebanyak 17 orang.

“Proklamasi bukan hanya deklarasi kebebasan, lebih dari itu momen tersebut harus dimaknai sebagai komitmen dari kita semua, memabangun negara yang mandiri, mampu memberikan perlindungan pada segenap tumpah darahnya,” ujar Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi dalam pidatonya pada Upacara pemberian remisi umum kepada narapidana Se NTB di Lapas Kelas IIA Mataram, Kamis (17/8).

Kegiatan dengan tema ‘Melalui Remisi Kita Berintergrasi Dengan Seni’ itu mengandung makna bahwa pembinaan seni kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) merupakan upaya melembutkan jiwa dan rasa hingga perasaan yang mengarah pada perbuatan kriminal dapat dieliminir.

Tak hanya itu, Negara dituntut untuk bisa melaksanakan program pembinaan dengan sebaik baiknya, harapannya agar setiap narapidana dan anak mampu menyesuaikan diri untuk kembali kemasyarakat dan berperan aktif untuk pembangunan.

Terkait dengan itu, pemerintah memberikan apresiasi berupa remisi bagi narapidana dan anak yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin tinggi, mengikuti program pembinaan dengan baik memenuhi persyaratan yang ditentukan.

“Pemberian remisi tehadap narapidana dan anak pada hari ini bukan semata-mata suatu hal yang didapatkan dengan mudah dan bukan merupakan kelonggran untuk dapat segera dibebaskan, namun merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban dari pelaksanaan program pembinaan dan mengurangi dampak negatif dari struktur tempat pelaksanaan pidana,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan beberapa permasalahan di dalam Lapas, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan reformasi hukum.

Salah satunya pembenahan terhadap Lapas dan memenuhi sarana dan prasarana, yakni dengan adanya dana tambahan melalui APBN perubahan 2017 berupa Rp. 1,5 Triliun.

“Bagi yang bebas, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, kembalilah pada keluarga, dan jadi masyarakat yang baik, jadilah insan yang baik, bermanfaat, dan bermartabat serta berakhlak mulia,” pesannya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan untuk tetap menjadi pelayan masyarakat yang bersemangat, mengabdi dengan tulus dan ikhlas, berdedikasi, berkomitmen serta menjaga integritas moral untuk membangun pemasyarakatan menjadi lebih baik. (Cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.