Piye

Perang yang Satu Ini Justru Dijadikan Budaya di Lombok Tengah

Perang yang Satu Ini Justru Dijadikan Budaya di Lombok Tengah
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Biasanya perang akan mendatangkan malapetaka bagi suatu wilayah.

Tetapi di Lombok Tengah, justru sebaliknya. Bahkan Pemkab Lombok Tengah menjadikan perang ini sebagai event budaya.

Perang itu adalah ‘Perang Timbung’ yang merupakan peninggalan budaya sejak zaman Kerajaan Pejanggik.

Budaya perang timbung ini dilaksanakan masyarakat Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Lombk Tengah yang dimulai dengan berbagai persiapan dan ritual.

Tujuan dilaksanakan budaya perang timbung yang dilaksanakan di seputaran Makam Serewe, Desa Pejanggik ini, menurut penuturan sejumlah pemuka di Desa Pejanggik adalah untuk menolak marabahaya yang akan datang.

Selain itu, budaya ini sebagai sebuah pertanda waktu jika hujan akan segera turun meskipun pada saat itu adalah musim kemarau.

“Ya pastinya untuk menyambung tali silaturrahmi dan mengharap berkah dari Allah,” ungkap Ketua Panitia, Mastur.

Sementara itu, Kades Pejanggik, Musilah mengatakan, terlaksananya kegiatan ini karena adanya dukungan dari semua pihak, termasuk Pemdes dan terutama Pemkab Loteng secara umum.

“Karena ini adaah acara adat dan gawe beleq (Pesta Rakyat-Red) Desa Pejanggik, maka acara ini harus disukseskan dan dilestarikan,” katanya.

Kegiatan ini juga diisi dengan pawai yang memperebutkan piala bergilir kepala desa.

“Hadiahnya akan diberikan sambil nonton bareng Malaysia VS Indonesia (Sea Games 2017-Red),” sambungnya.

Sementara itu kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Loteng, HL Putria mengungkapkan, Datu pejanggik merupakan satu satunya nama daerah paling tua di Lombok ini.

Untuk mengenang peninggalan Kedatuan Pejanggik, salah satunya dengan mensukseskan budaya perang timbung.

“Makam ini (Makam Serewe-Red) salah satu cagar budaya dan harus dipertahankan, makanya saya meminta kepada kepala desa atau mangku untuk membuatkan proposal, biar nanti anggaran pelestariannya bisa dicairkan,” katanya. (03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.