Piye

Pemkot Didesak Tangani Sampah Gomong

Pemkot Didesak Tangani Sampah Gomong
SuaraLombok.com | Mataram - Masalah sampah, khususnya di seputaran Gomong Mataram kembali menjadi sorotan.

Kali ini, sejumlah pihak kembali mengeluhkan sampah yang terdapat di Gapura masuk Gomong, Lingkungan Lawata, Dasan Agung Baru, Jalan Soromandi, Mataram.

Pasalnya, kerap kali sampah yang terkumpul di tempat pembuangan ini menutupi jalan dan membuat pemandangan terkesan kumuh.

Padahal, jalur ini merupakan jalur yang banyak dilewati oleh para pelajar, mahasiswa hingga pejabat. Sebab, di seputaran Gomong, banyak sekolah dan kampus hingga perkantoran.

Yang paling mengeluhkan sampah di area ini adalah pedagang. Terutama pedagang makanan yang menjajaki jualannya di seputaran Gomong Mataram.

“Kalau bisa dipindahin ya dipindahin aja, kita yang kena protes di sini, apalagi pelanggan, jadi mereka gak mau singgah di warung kita,” keluh Inak Salman, salah satu pedagang makanan di seputaran Gomong.

Dibeberkan, pemerintah pernah berjanji untuk memindahkan TPA ke tempat lain, namun hingga saat ini belum juga direalisasikan.

Selain pedagang, masyarakat yang tinggal di seputar area itu juga mengaku terganggu dengan keberadaan TPA.

“Bau sekali nggak ada yang bisa tahan tapi karna kita usaha disini ya nikmati aja,” ujar Rangga Reji, salah satu masyarakat yang sekaligus pedagang di sekitar area TPA.

Ia meminta pemerintah agar TPA tidak ditempatkan di tengah kota. Sebab, wilayah itu merupakan wilayah padat penduduk.

“Apalagi sampai tidak diangkut sehari saja, wuih, baunya minta ampun. Coba aja pejabat itu duduk di sini sejam aja, pasti gak tahan mereka,” kesalnya. (cr-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.